MONPERA.ID, Muba – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, dalam mendukung Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026. Ini dibuktikan dengan menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 bersama TNI dan Polri secara virtual yang dipusatkan di Dusun III, Desa Ulak Paceh Jaya, Kecamatan Lawang Wetan, Kamis (8/1/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Musi Banyuasin H.M Toha yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Setda Muba Ahmad Toyibir, Wakapolres Muba Kompol Iwan Wahyudi, Dandim 0401/Muba yang diwakili Danramil 401-02/Babat Toman Kapten Arm Indrajaya, serta Kepala Dinas PMD Muba Ali Badri.
Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Andi Amran Sulaiman, M.P, mengatakan, keberhasilan swasembada jagung tersebut tidak hanya berdampak pada sektor pertanian. Tetapi, berkontribusi langsung terhadap penurunan angka kemiskinan, pengurangan pengangguran, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, katanya.
Selain itu, mengapresiasi Presiden Republik Indonesian Prabowo Subianto, atas pencapaian tersebut. Karena, panen raya jagung yang dilaksanakan menjadi momentum penting untuk ketahanan pangan nasional, sekaligus perayaan atas keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target yang ditetapkan, tegasnya.
Sementara, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ahmad Toyibir, mengungkapkan, rasa syukur serta apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani yang dinilai sebagai ujung tombak kedaulatan pangan daerah dan nasional. Karena, keberhasilan tersebut mampu merealisasikan swasembada pangan nasional hanya dalam waktu satu tahun.
“Kita patut bersyukur. Target swasembada pangan yang semula diproyeksikan tercapai dalam empat tahun, justru berhasil diwujudkan dalam satu tahun pada 2025 lalu. Ini adalah buah dari kerja kolektif pemerintah, TNI–Polri, para petani, serta seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Dengan, keberhasilan tersebut menjadikan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin optimis di sektor pertanian yang terus menjadi pilar utama pembangunan daerah. Selain itu sebagai penopang ketahanan pangan nasional menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat pangan, bebernya.

