MONPERA.ID, Palembang – Wakil Bupati Musi Banyuasin, Rohman, mendorong upaya pengalihan pelanggan PT Musi Banyuasin Electric Power (MEP) ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal itu dibuktikannya saat melakukan silaturahmi dan evaluasi bersama jajaran PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) yang berlangsung di Kantor PT PLN UID S2JB Palembang, Jumat (9/1/2026).
Dalam kunjungan Wakil Bupati Musi Banyuasin, Rohman didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Muba dan pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Diantaranya, Asisten I Setda Muba Ardiansyah, Kabag Perekonomian Setda Muba Adi Manopo, Kabag Sumber Daya Alam Setda Muba Rangga Perdana Putera, Direktur Utama PT Petro Muba Khadafi, Komisaris PT MEP M Ali, dan Direktur PT MEP Andi Wijaya Busro.
Wakil Bupati Musi Banyuasin, Rohman, mengatakan, mengapresiasi jajaran manajemen PT PLN UID S2JB. Dimana, kunjungan tersebut bukan hanya bertujuan mempererat silaturahmi. Tetapi, menjadi forum evaluasi sejumlah kerja sama strategis di bidang kelistrikan.
“Selain silaturahmi, pertemuan ini menjadi ruang evaluasi bersama, termasuk progres percepatan pengalihan pelanggan PT MEP ke PT PLN yang saat ini masih berjalan,” katanya.
Selain itu, diucapkan terimakasih atas realisasi Program Listrik Desa oleh PT PLN di wilayah Musi Banyuasin. Hingga awal tahun 2026, program tersebut telah menjangkau enam desa dan satu dusun.
Menurutnya, keberadaan listrik menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup warga desa. Karena itu, ia berharap cakupan program Listrik Desa dapat terus diperluas ke wilayah-wilayah yang hingga kini belum teraliri listrik.
“Kami berharap program ini terus ditingkatkan, sehingga desa-desa lain yang belum masuk program bisa segera menyusul,” tegasnya.
Kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) UID S2JB Palembang Adhi Herlambang, mengungkapkan, menyambut baik kunjungan Wakil Bupati Musi Banyuasin dan mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Muba dalam mendorong pemerataan akses listrik bagi masyarakat.
Dimana, PLN siap melanjutkan dan meningkatkan program kelistrikan yang telah berjalan, termasuk Program Listrik Desa. Pada awal tahun 2026, enam desa di Muba telah berhasil direalisasikan untuk mendapatkan layanan listrik.
“Terkait migrasi pelanggan, proses perpindahan dari PT MEP ke PLN akan terus kami percepat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ungkapnya.
Sementara, Direktur PT MEP Andi Wijaya Busro menjelaskan, bahwa proses migrasi pelanggan ke PLN menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dari total sekitar 56.000 pelanggan PT MEP, yang tersebar di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Muba sebanyak 16.000 pelanggan atau sekitar 30 persen telah dialihkan ke PT PLN.
“Proses ini terus berjalan secara bertahap, dengan harapan seluruh pelanggan dapat segera terlayani oleh PLN,” jelasnya.

