MONPERA.ID, Palembang – Reuni Sanggar Seni Cempako Palembang yang digelar oleh antar alumni angkatan Tahun 2026. Menjadi, momentum dalam pelestarian seni dan budaya Sumatera Selatan.
Hal itu dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan sekaligus selaku Ketua Sanggar Seni Cempako, Feby Herman Deru di Griya Agung Palembang, Sabtu (17/1/2026).
Menurutnya, reuni tersebut selain momentum pelestarian seni dan budaya Sumatera Selatan. Tetapi, sekaligus untuk mempererat silaturahmi antar alumninya lintas generasi
“Melalui reuni ini, kita kembali merawat hubungan kekeluargaan yang telah dibangun sejak Sanggar Seni Cempako berdiri. Seni bukan hanya hiburan, tetapi juga warisan yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Momen reuni tersebut, tentunya mengenang jasa pendiri Sanggar Seni Cempako oleh Almarhumah Hj. Ailuny Husni, yang mendirikan sanggar pada 6 April 1994. Semangat berkarya, berinovasi, dan menjaga persaudaraan yang ditanamkan pendiri disebutnya menjadi fondasi kuat bagi keberlangsungan sanggar hingga kini, ujarnya.
Karena itu, untuk generasi muda penari agar terus menjaga kekompakan serta mengasah keluwesan gerak, sehingga setiap tarian yang ditampilkan mampu menghadirkan makna dan nilai budaya yang mendalam.
“Ini harapan kita bersama, Sanggar Seni Cempako terus berkarya dan konsisten menampilkan tarian khas Sumatera Selatan agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” pungkasnya.
Dimana, dalam reuni Sanggar Seni Cempako tersebut, juga diisi penampilan berbagai jenis tari yang dimiliki oleh Sanggar Seni Cempako. Reuni Lintas Angkatan ini diharapkan dapat menjadi wadah memperkuat jejaring alumni dalam mendukung pelestarian seni tari daerah Sumatera Selatan, paparnya.
Adapun yang turut hadir dalam Reuni Sanggar Seni Cempako. Diantaranya, Ketua Kormi Sumatera Selatan Samantha Tivani, dan para Pengurus dan Anggota Sanggar Seni Cempako.

