Hadiri Paripurna HUT Ke 22 OKUT, HD : Kunci Majunya Daerah Jaga Kekompakan dan Tingginya Etos Kerja

MONPERA.ID, Martapura –  Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna ke-16 DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026/2027, dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten OKU Timur ke-22 Tahun 2026 di Gedung DPRD Kabupaten OKU Timur, Senin (19/1/2026).

Rapat paripurna  dipimpin Ketua DPRD Kabupaten OKU Timur Mahfud Sodiq, serta dihadiri juga Bupati OKU Timur  Lanosin, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat OKU Timur.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan, rasa syukur mengucapkan dengan bertambahnya usia Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) yang kini telah menginjak 22 tahun. Karena, menjadi saksi langsung lahirnya Kabupaten OKU Timur sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten OKU.

“Alhamdulillah, hari ini OKU Timur telah berusia 22 tahun. Saya menjadi saksi sejarah lahirnya daerah ini. Kita tentu masih ingat bagaimana kondisi OKU Timur di awal-awal berdiri, penuh tantangan dan keterbatasan,” katanya.

Dimana, mengenang perjalanan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), saat masih menjabat sebagai bupati tahun 2006, bahwa angka kemiskinan  di OKU Timur termasuk yang tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan. Tetapi, dengan kerja keras dan sinergi seluruh pihak, pada 2009 angka kemiskinan di OKU Timur, berhasil ditekan hingga satu digit. Sehingga, menjadi pondasi penting bagi kemajuan OKU Timur hingga saat ini.

“Waktu itu, yang kita lakukan adalah membangun kekompakan. Bagaimana kita memetakan masalah tanpa menimbulkan masalah baru, tetapi justru menghadirkan solusi. Kita susun berbagai program agar masyarakat merasa aman dan sejahtera dan dari situlah OKU Timur mulai melesat dan terus berkembang sampai sekarang,” tegasnya.

Selain itu, menyampaikan turut juga mengapresiasi dan rasa bangganya terhadap Bupati OKU Timur Lanosin dan Wakil Bupati, atas berbagai prestasi yang telah berhasil diraih.

Salah satunya adalah penghargaan peringkat 4 nasional dari Presiden Republik Indonesia berupa Satyalancana Wira Karya atas kontribusi dalam mendukung swasembada pangan nasional.

“Saya bangga di bawah kepemimpinan Pak Lanosin dan wakilnya, OKU Timur mendapat penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden. Ini menunjukkan bahwa OKU Timur benar-benar punya peran strategis dalam ketahanan pangan nasional,” bebernya

Karena, kunci utama dalam membangun daerah itu adalah kekompakan seluruh elemen. Sehingga, prestasi akan lebih mudah diraih dan kebahagiaan masyarakat dapat terwujud.

“Kuncinya kompak. Kalau kita kompak, prestasi akan menonjol dan masyarakatnya bahagia. Selain itu, dalam memberikan pelayanan publik, kita harus selalu tampil ramah, riang, dan tulus. Jangan sampai masyarakat melihat kita seperti melayani setengah hati. Ekspresi awal saat melayani itu sangat menentukan penilaian publik,” pungkasnya.

Tidak lupa, mengingatkan, bahwa Provinsi Sumatera Selatan ibarat sebuah puzzle yang terdiri dari banyak kepingan, yakni kabupaten dan kota. Jika salah satu bagian tidak berjalan dengan baik, maka gambar besar pembangunan Sumsel tidak akan utuh.

“Saya selalu mengingatkan para kepala daerah di Sumsel untuk berlaku seadil-adilnya. Sumsel ini ibarat puzzle. Kalau satu keping tidak pas, maka tidak akan jadi gambar yang utuh,” tandasnya.

Dalam konteks tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa OKU Timur merupakan salah satu sudut terpenting sebagai daerah penyangga pangan di Sumatera Selatan.

“OKU Timur ini adalah salah satu tulang punggung pangan Sumsel. Perannya sangat strategis dan harus terus diperkuat,” tambahnya.

Sementara, Bupati OKU Timur, mengungkapkan, ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten OKU Timur, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan Peringatan HUT ke-22 OKU Timur.

“Capaian yang kita raih hari ini adalah hasil kerja bersama. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkab OKU Timur dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk kemajuan daerah yang kita cintai ini,” ungkapnya.

Diberitauhkan, saat ini berbagai capaian pembangunan Kabupaten OKU Timur sepanjang tahun 2025 serta deretan penghargaan yang berhasil diraih dalam dua tahun terakhir, baik di bidang ekonomi, pertanian, maupun pemerintahan.

Di sektor pertanian, OKU Timur mencatat prestasi dengan meraih peringkat 4 nasional dalam peningkatan produksi beras, dengan target produksi mencapai 1 juta ton gabah. Di bidang inovasi, OKU Timur memperoleh predikat sebagai Kabupaten Sangat Inovatif. Sementara di bidang pelayanan publik, OKU Timur meraih nilai 90,90 sebagai Kabupaten Informatif, termasuk dalam penerapan digitalisasi layanan kesehatan.

Dalam bidang pembangunan sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) OKU Timur juga mengalami peningkatan menjadi 74,42. Selain itu, Pemerintah Kabupaten OKU Timur telah melantik sebanyak 2.082 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai bagian dari penguatan kapasitas birokrasi dan pelayanan publik.

“Terbaru, OKU Timur juga menerima Penghargaan Satyalancana Wira Karya atas kontribusi dalam mendukung swasembada pangan nasional. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua,” jelasnya.

Lanosin juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten OKU Timur akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu program utama, mengingat infrastruktur merupakan urat nadi pergerakan ekonomi masyarakat.

“Insya Allah, pada tahun 2026 kita akan fokus pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan agar konektivitas antar wilayah semakin baik dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin lancar,” katanya.

Menurutnya, berbagai capaian positif tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah, dunia usaha, serta seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Mari kita terus perkuat sinergi, empati, dan semangat gotong royong demi pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat OKU Timur,” ajaknya.