MONPERA.ID, Palembang – Komitmen mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun di Provinsi Sumatera Selatan membuahkan apresiasi. Sebanyak 17 Bunda PAUD kabupaten/kota se-Sumatera Selatan menerima penghargaan atas peran aktif mereka dalam memajukan pendidikan anak usia dini.
Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Bunda PAUD Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur PAUD Ditjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek RI, Dr. Nia Nurhasanah, M.Pd, di Aula Garuda Komplek BPMP Provinsi Sumatera Selatan, Ogan Ilir, Kamis (22/1/2026).
Acara apresiasi ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Pendidikan Sumatera Selatan dalam rangka memperingati HUT ke-42 BPMP Provinsi Sumatera Selatan, mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Melejitkan Pendidikan Bermutu untuk Semua di Sumatera Selatan.”
Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bunda PAUD Provinsi Sumatera Selatan Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Anggota DPD RI sekaligus Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva, Ketua DWP PAUD Dikdas dan Dikmen Brotojoyo Retnowati, serta Ketua BPMP Sumsel H. Tajuddin Idris, S.Si., MT.
Ketua BPMP Sumsel, Tajuddin Idris, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang dengan berbagai agenda edukatif, seperti festival stan pendidikan dari seluruh dinas terkait dan sosialisasi program wajib belajar satu tahun sebelum SD.
“Kami mengapresiasi seluruh Bunda PAUD di Sumsel yang hadir dan turun langsung mendukung suksesnya program wajib belajar 13 tahun. Mereka adalah penggerak utama keberhasilan pendidikan anak usia dini,” ujar Dr Nia Nurhasanah.
Direktur PAUD Kemendikbudristek, Dr. Nia Nurhasanah, menegaskan bahwa program Wajib Belajar 13 Tahun merupakan prioritas nasional dengan landasan hukum yang kuat. Ia menyebut masih terdapat tantangan besar di Sumsel, seperti belum meratanya keberadaan satuan PAUD di ratusan desa serta standar mutu pendidikan yang baru terpenuhi sekitar 20 persen.
“Revitalisasi PAUD terus kami dorong. Anggaran revitalisasi satuan pendidikan tahun ini meningkat hingga Rp1,7 triliun. Komitmen pemerintah sangat serius, karena pendidikan pra-sekolah adalah fondasi utama masa depan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Dewi Sastrani Ratu Dewa menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang untuk terus mengejar ketertinggalan dan memperkuat dukungan terhadap program wajib belajar 13 tahun.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan PAUD di Palembang demi mewujudkan generasi emas Sumatera Selatan,” pungkasnya.

