Pemkab Muba Sambut Positif IKPM Yogyakarta 

MONPERA.ID, Muba – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerima audiensi Pengurus Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Muba Yogyakarta di Ruang Rapat Randik Sekretariat Daerah Kabupaten Muba, Rabu (28/1/2026).

Audiensi tersebut diterima Bupati Muba H M Toha yang diwakili Asisten I Setda Muba  Ardiansyah.

Audiensi ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penyampaian aspirasi mahasiswa Muba yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Ketua IKPM Muba Yogyakarta periode 2025–2027, Mutia Mei Sari, menyampaikan, bahwa kepengurusan baru IKPM telah terbentuk dengan jumlah 29 orang.

“Kami membawa niat baik untuk menyampaikan aspirasi teman-teman IKPM, sekaligus meminta arahan, dukungan, dan kehadiran Pemerintah Kabupaten Muba pada rencana pelantikan kepengurusan kami,” katanya.

Selain itu, Mutia juga menyampaikan kondisi sarana penunjang mahasiswa Muba di Yogyakarta. Saat ini, IKPM Muba memiliki dua asrama, yakni Asrama Randuk untuk mahasiswi dan Asrama Ranggonang untuk mahasiswa. Menurutnya, kedua asrama tersebut membutuhkan perhatian berupa perbaikan dan peningkatan fasilitas.

“Dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, hanya Muba yang memiliki asrama putri. Bahkan, asrama putri kami saat ini menjadi percontohan. Kami berharap ke depan ada perbaikan agar tetap layak dan nyaman bagi mahasiswa,”tegasnya.

Tak hanya itu, IKPM Muba Yogyakarta juga berharap program mudik gratis yang selama ini dijalankan Pemkab Muba dapat kembali dilaksanakan pada tahun ini. Program tersebut dinilai sangat membantu mahasiswa serta masyarakat Muba yang merantau di Yogyakarta.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Asisten I Setda Muba, Ardiansyah, mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Muba pada prinsipnya terus memberikan perhatian kepada mahasiswa Muba di perantauan.

“Terkait mudik gratis, itu merupakan program rutin tahunan dan tetap dilaksanakan. Tinggal nanti diinventarisasi berapa jumlah mahasiswa Muba yang berada di Yogyakarta,” ungkapnya.

Selain itu, terkait permohonan renovasi asrama putra dan putri. Menurutnya, Pemkab Muba akan melakukan pendataan terlebih dahulu terhadap kondisi asrama yang membutuhkan perbaikan.

“Kalau memang ada yang perlu diperbaiki, akan kita inventarisasi lebih dulu dan ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, apabila memungkinkan,” ujarnya.

Sementara untuk pelantikan kepengurusan IKPM Muba Yogyakarta, Ardiansyah meminta agar pengurus melakukan koordinasi lebih lanjut dengan perangkat daerah terkait.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sejak dahulu Pemkab Muba memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa yang menuntut ilmu di luar daerah. Mahasiswa dipandang sebagai aset sumber daya manusia (SDM) unggul yang diharapkan berperan besar dalam pembangunan daerah ke depan. “Harapannya IKPM dapat terus berkembang, mandiri, dan melahirkan inovasi. Menjadi wadah diskusi yang bermanfaat sekaligus contoh organisasi yang baik,” pungkasnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Sutrisno, Kepala Bagian Umum Setda Muba Rina Dewi Kelana, sejumlah perangkat daerah terkait, serta pengurus IKPM Muba Yogyakarta.