39 dari 44 SPPG di Muba Sudah Beroperasi

MONPERA.ID,Muba – Program Makan Bergisi Gratis (MBG) terhitung Triwulan II Tahun 2026 setidaknya 39 dari 44 pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah beroperasi khususnya di Karang Waru, Kecamatan Lawang Wetan, Musi Banyuasin, Senin (18/5/2026).

Hal itu terungkap saat kunjungan Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan dalam agenda Entry Meeting Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Triwulan II Tahun 2026 pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Muba

Rapat dipimpin langsung oleh Sekda Muba Syafaruddin didampingi Kepala Bappeda Muba Mursalin, Plt Inspektur Muba Dian Marvita, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Yayan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Zwesty Wisma Devi, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Apriadi Aziz, serta Sekretaris DPPKB Muba M Aswin.

Pengendali Teknis BPKP Perwakilan Sumsel Lenny Yohana, mengatakan evaluasi Program MBG di SPPG Karang Waru akan berlangsung hingga 2 Juni 2026. Selain melakukan evaluasi pelaksanaan program, pihaknya juga mendapat arahan dari BPKP pusat untuk memperkuat koordinasi percepatan pelaksanaan MBG di daerah.

“Selain tujuan evaluasi atas SPPG ini, kami juga diminta BPKP pusat agar berkoordinasi terkait percepatan program MBG di masing-masing pemerintah daerah. Untuk itu kami mohon dukungan dan support dari Pemkab Muba,” ujar Lenny.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Muba Oking Chandra memaparkan perkembangan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Muba. Dari total 44 SPPG yang tersebar di 15 kecamatan, sebanyak 39 SPPG telah beroperasi.

Menurut Oking, dua wilayah yang sebelumnya belum terpenuhi, yakni Kecamatan Batang Hari Leko dan Kecamatan Lalan, kini mulai menunjukkan progres pembangunan fasilitas SPPG.

“Alhamdulillah sejauh ini, bersama Tim Satgas MBG Muba kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait. Dan Alhamdulillah, ini sudah kali ketiga BPKP melakukan evaluasi di Kabupaten Muba,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Muba Syaffarudin yang juga sekaligus Ketua Satgas Percepatan Program MBG Muba menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan evaluasi oleh BPKP. Ia berharap kegiatan evaluasi berjalan lancar dan mampu memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Bumi Serasan Sekate.

“MBG ini merupakan program strategis nasional yang wajib kita laksanakan, rencanakan, evaluasi, dan monitor dengan baik. Harapannya, sasaran program benar-benar dapat dirasakan masyarakat karena tujuan mulianya adalah meningkatkan gizi dan kualitas pembelajaran di Indonesia, khususnya di Muba,” ujar Syaffarudin.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam pembangunan dan pengembangan SPPG, terutama dalam aspek penguatan ekonomi kerakyatan. Menurut dia, keberadaan SPPG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi, tetapi juga dapat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Pembangunan SPPG perlu dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar bisa dikaji dari sisi ketahanan pangan maupun ketersediaan bahan baku. Dengan demikian, program ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *