MONPERA.ID,Muba – Kementerian Koperasi Republik Indonesia resmi menetapkan KUD Sejahtera yang berlokasi di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), sebagai role model nasional hilirisasi kelapa sawit.
Langkah ini diambil lantaran KUD Sejahtera menjadi satu-satunya koperasi di Indonesia yang dipilih oleh kementerian sebagai bahan promosi serta contoh nyata keberhasilan menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan berbasis anggota.
Untuk memvalidasi prestasi tersebut, Tim Deputi Bidang Pengembangan Usaha Kemenkop RI bersama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) melakukan kunjungan kerja selama tiga hari (20–22 Mei 2026) di Muba.
Kunjungan kerja ini dihadiri langsung oleh Panel Barus, SE., ME. selaku Deputi Bidang Pemberdayaan Usaha Koperasi, Gendo Seragi, SE., M.Si. selaku Sekretaris Deputi Bidang Pemberdayaan Koperasi, beserta jajaran stafnya, termasuk Okky Nugraha Ferizal selaku Pengadministrasi Umum Kementerian Koperasi RI LPDB.
Kehadiran tim kementerian disambut hangat dan didampingi langsung oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Muba, Zulkarnain, S.P., Ketua Umum KUD Sejahtera, Drs. Thamrin, M.Si. beserta staf, serta Camat Babat Toman.
Selama berada di lokasi, tim melakukan wawancara langsung dengan pengurus, karyawan, dan anggota koperasi, serta meninjau pabrik Crude Palm Oil (CPO) milik KUD Sejahtera. Agenda strategis ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas produksi sekaligus menyusun video profil resmi koperasi.
Dalam peninjauannya, Deputi Bidang Pemberdayaan Usaha Koperasi, Panel Barus, SE., ME., mengaku sangat terkesan dan memberikan tanggapan positif
“Saya hampir enggak percaya, ternyata ada koperasi yang bisa begini, luar biasa. Dari hulu ke hilir cita-citanya nih. Tentu banyak tantangan, tapi saya lihat dengan tekad yang luar biasa dari ketua KUD Sejahtera, tantangan itu bisa dikelola dan diatasi bersama-sama dengan anggota,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi UKM Zulkarnain, mewakili Bupati H M Toha menyatakan, rasa bangga dan apresiasi tingginya atas dukungan pemerintah pusat. Karena, keberhasilan tersebut sebagai bukti nyata bahwa koperasi mampu tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan profesional yang diharapkan dapat memotivasi koperasi lain di wilayah Muba untuk berinovasi, mandiri, dan naik kelas, jelasnya.
Mengenai, dampak efisiensi ekonomi bagi daerah. Menurutnya, khususnya untuk CPO di KUD Sejahtera terutama di Kecamatan Babat Toman, tentu banyak faktor lain yang menjadi ekosistem dari pengembangan, terutama UMKM masih banyak membutuhkan tenaga kerja khususnya masyarakat di lingkungan Kecamatan Babat Toman.
Tetapi, masyarakat mengharapkan adanya koperasi di setiap kecamatan di wilayah Musi Banyuasin agar dapat berkiprah
“Tujuannya tidak lain bisa menurunkan kemiskinan merata yang ada di Kabupaten Muba,” harapnya.
Ditambahkan, Ketua Umum KUD Sejahtera Thamrin. Menurutnya, bahwa KUD Sejahtera saat ini melakukan berbagai inovasi seperti pembibitan, budidaya kelapa sawit, waserda hingga mengirim langsung ke pabrik.
Hal tersebut atas sinergi yang kuat, antara komitmen internal koperasi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta pengakuan Kementerian Pusat. Untuk itu, KUD Sejahtera dinilai tepat sebagai pelopor modernisasi ekonomi kerakyatan, pungkasnya.

