Teganggan Listrik Rendah, DPRD OKI segera Panggil Manajemen PLN

MONPERA.ID,OKI – Lantaran karena tegangan listrik rendah mengakibatkan beberapa daerah di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) seperti Kecamatan Cengal, Tulung Selapan, Pangkalan Lampam hingga Air Sugihan, menjadi gelap gulita bahkan perabotan elektronik milik warga menjadi rusak.

Al Habi (41) warga Desa Pulu Beruang mengatakan, bahwa berdasarkan standar PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), untuk tegangan rendah nominal 220 volt dan batas toleransi normalnya tidak boleh turun lebih dari 10 persen atau di bawah 198 volt.

Karena, apabila tegangan tersebut anjlok sudah dipastikan suplai listrik mengalami gangguan seperti lampu redup, alat elektronik tidak berfungsi normal, bahkan berisiko kerusakan alat elektronik.

Bahkan, kejadian seperti ini terus terjadi dan berulang hingga membuat warga menjadi kesal karena banyak perabotan elektronik milik warga rusak.

“Saya heran, kejadian seperti ini terus terjadi dan berulang ulang. Padahal, kami ini bayar listrik bukan gratis, kok seakan kami mengemis hal ini, apa kami harus turun ke jalan agar ini cepat ditindaklanjuti” keluhnya dengan nada kesal.

Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD OKI Fraksi PAN, Budiman. Menurutnya, persoalan tegangan listrik rendah seperti ini juga dialami warga yang lainnya seperti di Kecamatan Air Sugihan, yang dulunya merupakan wilayah daerah pemilihan (Dapil) nya.

“Ya, benar bahkan tempat saya sendiri listrik tidak stabil, namun tempat kami jalur jaringannya memang berbeda dengan kecamatan lain di OKI”tegasnya, Sabtu (23/5/2026).

Ditambahkan, Wakil Ketua DPRD OKI, Febriansyah Wardana. Bahwa, menyambut baik atas aspirasi warga di Kawasan Timur OKI yang selanjutnya akan segera ditindaklanjuti dan memanggil pihak Managemen PT PLN.

“Persoalan ini segera saya komunikasikan dan kami rapatkan untuk dibahas bersama pemerintah,” pungkas yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan OKI Ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *