MONPERA.ID, Palembang – Ribuan jamaah memadati pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Dr Irzanita Al Mukarromah, Kampus Universitas Kader Bangsa (UKB), Rabu (27/5/2026).
Sejak pukul 06.00 WIB, warga sudah mulai berdatangan, memenuhi masjid yang baru diresmikan oleh Menteri Agama RI, Prof Dr Nasaruddin Umar, MA, pada 13 Mei 2026 lalu. Tepat pukul 07.00 WIB, sholat berjamaah dimulai dengan penuh khidmat.
Imam sholat Idul Adha kali ini adalah Ustadz Muhammad Faizul Haromain (Al Hafidz), seorang qari yang pernah menjuarai Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional.
Sementara itu, khutbah disampaikan oleh Ustadz Muhammad Fathurrahman, yang menekankan makna kurban sebagai pembuktian iman seorang hamba kepada Allah SWT.
Masjid Dr Irzanita Al Mukarromah menjadi magnet baru bagi masyarakat Palembang. Keindahan arsitektur masjid yang megah dan modern membuat banyak jamaah mengabadikan momen dengan berswafoto di depan bangunan. Suasana penuh kebersamaan terlihat jelas, di mana masyarakat dari berbagai kalangan hadir hingga warga sekitar kampus dan dari berbagai tempat.
Hadir pula jajaran pimpinan kampus UKB, di antaranya Ketua Yayasan Pendidikan dan Kesehatan Kader Bangsa Dr Hj Irzanita, Rektor UKB Dr dr Fika Minata Wathan, MKes, Wakil Rektor I, Ias Muhlisin, SH, MH, Wakil Rektor III, Dr Ilham Jaya, SH, MH, serta para dosen dan civitas akademika. Kehadiran tokoh kampus ini menambah semarak suasana, menjadikan Idul Adha perdana di masjid baru ini sebagai momen bersejarah.
Dalam khutbahnya, Ustadz Muhammad Fathurrahman menegaskan bahwa kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan simbol kesungguhan iman. Ia mengutip Al-Maidah ayat 27: “Sesungguhnya Allah hanya menerima kurban dari orang-orang yang bertakwa.”
“Idul Adha bukanlah hari pesta pora atau menghamburkan waktu, melainkan hari kemenangan dengan memperbanyak zikir kepada Allah. Nabi Ibrahim AS telah menunjukkan keteguhan iman ketika diperintahkan menyembelih putranya, Ismail. Kesalehan Ismail yang menjawab ‘Wahai ayah, kerjakanlah apa yang diperintahkan Allah’ adalah teladan bagi kita semua,” ujar sang khotib.
Ia menambahkan, kurban adalah ujian sejati pembuktian iman. Mampukah seorang hamba bangun sholat subuh, apakah ia gemar bersedekah, dan dapat menyembelih sifat arogan serta hawa nafsunya.
“Kenikmatan dunia hanyalah setetes, sementara kenikmatan akhirat jauh lebih besar. Maka mari kita istiqomah, menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat iman,” tegasnya.
Ustadz Fathurrahman juga mengingatkan jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah. Hari raya, menurutnya, adalah kesempatan untuk mengambil hikmah, memperbanyak doa, serta berbagi melalui ibadah kurban. Ia mengajak jamaah mendoakan saudara-saudara Muslim yang sedang menunaikan ibadah haji agar memperoleh haji mabrur.
“Fitrah berarti istiqomah. Bulan Zulhijah adalah bulan penuh hikmah. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat tauhid, memperbanyak sedekah, dan menumbuhkan kepedulian sosial,” katanya.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Dr Irzanita Al Mukarromah terasa istimewa karena dihadiri tokoh-tokoh penting kampus UKB. Dr Hj Irzanita menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya sholat perdana Idul Adha di masjid yang menjadi simbol kebangkitan spiritual kampus.
Sholat Idul Adha berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Ribuan jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat, mulai dari takbir hingga doa bersama. Setelah sholat, sebagian jamaah langsung menuju lokasi penyembelihan hewan kurban yang telah dipersiapkan panitia.
Suasana kebersamaan terasa begitu hangat. Jamaah dari berbagai kalangan saling bertegur sapa dan berbagi kebahagiaan. Anak-anak tampak ceria, sementara para orang tua larut dalam doa dan syukur. Tak sedikit dari mereka ikut berswafoto dengan latar belakang masjid Dr Irzanita. Ribuan jamaah hadir, bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga merasakan kebersamaan dan keindahan masjid baru.
Khotbah yang disampaikan Ustadz Muhammad Fathurrahman memberikan makna mendalam, bahwa kurban adalah pembuktian iman, bukan sekadar ritual.
Dengan suasana penuh syukur dan khidmat, Idul Adha di Kampus UKB tahun ini menjadi bukti nyata bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kebersamaan, dakwah, dan pendidikan spiritual.

