MONPERA.ID, Ogan Ilir – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja menerima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasaboga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (9/7/2026).
Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes., kepada Lapas Kelas IIA Tanjung Raja yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik), Guntur Adi Prakoso, S.Tr.Pas., M.M., didampingi Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat), Herwin Meldiansyah, S.H., M.M.
Penyerahan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasaboga merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan atas terpenuhinya standar higiene, sanitasi, serta keamanan pangan dalam penyelenggaraan jasa boga di Lapas Kelas IIA Tanjung Raja.
Sertifikat ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dapur Lapas telah memenuhi persyaratan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sertifikat tersebut memiliki masa berlaku selama lima tahun dan menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIA Tanjung Raja dalam mempertahankan kualitas penyelenggaraan makanan bagi Warga Binaan. Selama masa berlaku tersebut, Lapas akan terus melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala agar standar higiene dan sanitasi tetap terjaga.
“Keberhasilan memperoleh sertifikat ini merupakan hasil dari koordinasi yang baik antara Lapas Kelas IIA Tanjung Raja dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, melalui proses pembinaan, pemeriksaan, dan pemenuhan seluruh persyaratan teknis higiene sanitasi jasaboga,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Tanjung Raja, Yhoga Aditya Ruswanto, A.Md.IP., S.H., M.Hum.
Atas hal itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan.
“Sertifikat laik higiene sanitasi jasaboga tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Tanjung Raja untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam penyediaan makanan yang aman, sehat, bergizi, dan higienis bagi Warga Binaan,” pungkasnya.

