MONPERA.ID, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (DPP PBB) resmi menutup agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Anggota DPRD se-Indonesia.
Penutupan agenda besar tersebut ditandai dengan digelarnya Peringatan Milad ke-28 Partai Bulan Bintang yang berlangsung meriah di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Jumat, 17 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh kader dan anggota legislatif PBB di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota untuk memperkuat konsolidasi partai, meningkatkan kapasitas anggota dewan, serta merumuskan arah perjuangan politik ke depan.
Dalam pidato sambutannya, Penjabat (Pj) Ketua Umum PBB, Yuri Kemal Fadlullah, menyatakan bahwa partainya terus berkomitmen mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto.
Yuri mengungkapkan bahwa PBB merupakan salah satu partai yang memberikan dukungan sejak awal pencalonan dan turut berperan aktif dalam tim hukum penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden di Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu.
Menghadapi tantangan ekonomi global, Yuri menilai Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto memiliki modal yang kuat. Hal ini didukung oleh fokus pembangunan pada ketahanan pangan, pengembangan energi nasional, serta berbagai program strategis pemerintah.
Salah satu yang disoroti adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai memberi manfaat nyata bagi jutaan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah.
Mengusung semangat “Bersatu, Bergerak, Menang!”, Yuri mengajak seluruh kader untuk menjadikan momen usia PBB yang ke-28 ini sebagai titik awal memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah.
“PBB siap mengambil peran lebih besar melalui jaringan kader, kepala daerah, anggota legislatif, dan seluruh struktur partai di Indonesia guna mengawal pelaksanaan program-program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” kata Yuri.
Pada kesempatan itu, Yuri juga memperkenalkan berbagai program internal yang tengah dijalankan PBB. Beberapa di antaranya adalah Gerakan Semut yang berfokus pada solidaritas ekonomi untuk mendukung produk dalam negeri dan pelaku UMKM, pendampingan serta edukasi hukum bagi masyarakat, pemberdayaan ekonomi, hingga pelatihan keterampilan bagi generasi muda.
“Konsolidasi yang dilakukan PBB saat ini adalah fondasi utama menuju kemenangan partai pada tahun 2029, sehingga tidak ada lagi ruang untuk keraguan maupun perpecahan internal,” ujarnya.
Ia mengimbau kepada seluruh anggota DPRD dari PBB di seluruh Indonesia, agar senantiasa menjaga amanah karena wakil rakyat adalah wajah utama partai di hadapan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya melahirkan peraturan daerah yang berpihak pada rakyat kecil, pengawasan anggaran yang jujur, serta kehadiran yang konsisten setiap hari di tengah konstituen, bukan hanya saat masa kampanye menjelang pemilu.
“Perjalanan panjang selama hampir tiga dekade telah mengajarkan PBB bahwa partai yang dibangun di atas nilai, integritas, dan pengabdian tidak akan pernah kehilangan relevansinya,” katanya.
Melalui rangkaian acara Rakernas, Bimtek, dan Peringatan Milad ini, PBB sukses memperkuat barisan dan menyatukan langkah untuk menyongsong Pemilu 2029 dengan optimisme tinggi.

