MONPERA.ID,Palembang – Gubenur Sumatera Selatan Cik Ujang, secara tegas menekankan pentingnya penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) suatu organisasi di dalam bidang keagamaan salah satunya Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan.
Hal itu ditegaskannya saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Organisasi Perempuan Bidang Keagamaan melalui Kajian Tafsir Al-Qur’an dengan tema “Muamalah (dengan Keluarga dan Sesama Manusia)”, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, selain itu mengapresiasi juga kepada Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas perempuan melalui kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Apalagi, kegiatan tersebut bertema muamalah yang diangkat sangat relevan dengan tantangan kehidupan saat ini. Menurutnya, Islam mengajarkan pentingnya menjaga hubungan yang baik, tidak hanya dengan Allah SWT (hablum minallah), tetapi juga dengan sesama manusia (hablum minannas).
“Perempuan memiliki peran strategis dalam mensukeskan program pemerintah, khususnya pada program berdikari yang dicanangkan oleh Presiden RI yang juga relevan dengan kebijakan Gubernur Sumatera Selatan yaitu Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP). Manfaatkan perkarangan rumah yang kosong untuk ditanami kebutuhan pokok, seperti Cabai, Bawang dan sebagainya”, ujarnya.
Sementara, Ketua DWP Provinsi Sumatera Selatan Lidyawati Cik Ujang mengungkapkan, apresiasi kajian tafsir Al-Qur’an menjadi sarana penting untuk memperdalam pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, khususnya yang berkaitan dengan hubungan antar sesama manusia atau muamalah.
“Insya Allah kegiatan ini akan kita laksanakan setiap bulan. Apabila jumlah peserta terus bertambah, kami akan mengupayakan penambahan kapasitas tempat agar semakin banyak ibu-ibu yang dapat mengikuti kajian ini,” ungkapnya singkat.

