MONPERA.ID,Muara Enim – Ketua TIm Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan Feby Herman Deru, mendorong para UMKM untuk naik kelas dan melindungi motif batik, saat memimpin Rapat Pembinaan dan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang berlangsung di Balai Agung Serasan Sekundang, Kecamatan Muara Enim, Jum’at (21/8/2026).
Kegiatan yang dihadiri seluruh jajaran pengurus PKK dan Dekranasda Provinsi Sumsel ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke 17 kabupaten/kota se Sumatera Selatan. Selain mempererat tali silaturahmi, kunjungan ini bertujuan untuk mensosialisasikan hasil Rakernas PKK hingga ke tingkat desa, sekaligus memonitor serta mengevaluasi capaian program kerja selama satu tahun terakhir.
Dalam arahannya, Hj. Feby Herman Deru menekankan pentingnya pertukaran pengalaman antarwilayah, pemetaan masalah, serta optimalisasi potensi unggulan daerah. Secara khusus, Feby menyoroti perlunya perlindungan hukum atas karya seni dan kerajinan lokal.
“Setiap kecamatan yang berhasil menciptakan motif batik khas daerah agar segera didaftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektualnya (HaKI). Langkah ini penting untuk melindungi identitas dan karya perajin kita,” tegas Feby.
Selain HaKI, Feby juga mendorong peningkatan daya saing produk UMKM melalui standardisasi kemasan. “Buatlah kemasan yang bagus dan menarik. Di tingkat provinsi, kita sudah memiliki fasilitas Rumah Kemasan yang siap membantu para pelaku UMKM agar produknya bisa menembus pasar yang lebih luas. Mari kita berencana dan bekerja bersama agar produk Muara Enim semakin dikenal di luar Sumsel,” tambahnya.
Ia juga meminta agar Dasawisma kembali diaktifkan sebagai ujung tombak gerakan PKK di tengah masyarakat. “Jadilah kader PKK yang memberikan teladan baik dan memastikan keberadaan organisasi ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” kata Feby.
Sementara itu, Plt. Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni, M.Si., menyambut hangat kunjungan perdana pembinaan PKK tersebut dan menilai momen ini menjadi motivasi besar bagi jajaran Pemkab serta TP PKK Muara Enim.
Sumarni menegaskan komitmen penuh Pemkab Muara Enim dalam mendukung 10 Program Pokok PKK, yang dibuktikan dengan hadirnya para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pemkab Muara Enim juga telah menggulirkan berbagai program strategis untuk memperkuat ekonomi keluarga.
“Kami telah bekerjasama dengan pihak perbankan untuk memfasilitasi bantuan modal usaha tanpa agunan dan tanpa bunga bagi pelaku UMKM. Selain itu, pendampingan pemasaran dan penyediaan gerai oleh-oleh terus dioptimalkan melalui Dinas Koperasi,” jelas Sumarni.
Dalam kesempatan tersebut, Sumarni turut memaparkan inovasi daerah dalam melestarikan warisan budaya dan menggerakkan ekonomi warga. “Pemkab Muara Enim tengah mempersiapkan pembentukan Kampung Songket di Kecamatan Muara Belida yang diproyeksikan menjadi ikon baru kerajinan daerah,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., menyampaikan bahwa kedatangan rombongan TP PKK dan Dekranasda Provinsi Sumsel menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader di lapangan.
“TP PKK Muara Enim berkomitmen mendukung program pembangunan daerah, dengan fokus pada penguatan ketahanan pangan, kualitas kesehatan, ekonomi keluarga, serta potensi kearifan lokal. Arahan dan petunjuk dari TP PKK Provinsi sangat kami perlukan agar program kerja di tingkat desa dapat berjalan selaras demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ahmad Yani
Dalam kesempatan itu, Feby HD juga memberikan bantuan secara simbolis Dari TP PKK Provinsi Sumatera Selatan kepada TP PKK Kabupaten Muara Enim antara lain Buku Hasil Rakernas X PKK, Banner Alat Penyuluhan,Daun daun Alquran, Alat Permainan Edukatif (APE), Tempat Sampah 3 Lobang, Dan Bantuan Nutrisi untuk penderita TB Paru.

