Yudisium XXIV UKB Palembang Lepas 288 Lulusan

MONPERA.ID, Palembang – Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang melepas 288 lulusan dalam prosesi Yudisium XXIV Program Diploma, Sarjana, Profesi, dan Pascasarjana Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Lantai 5 Kampus UKB, Sabtu (10/10/2026).
Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, serta para lulusan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Yayasan Pendidikan dan Kehatan Kader Bangsa, Prof Dr Irzanita yang diwakili Rektor UKB, Dr dr Fika Minata Wathan, M.Kes. Hadir Wakil Rektor I Ias Muchlasin, SH, MH, CLA, Wakil Rektor III Dr Ilham Djaya, SH, MH, para dekan, ketua program studi, dan dosen di lingkungan UKB.

Turut hadir mewakili Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc, yakni Win Honaini, SH, M.Si selaku Ketua Tim Kelembagaan LLDikti Wilayah II.

Dalam sambutannya, Win Honaini menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan yang terus dilakukan UKB dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Ia menilai apa yang dilakukan kampus menjadi modal penting untuk mencapai akreditasi yang lebih tinggi.

“Universitas Kader Bangsa saya yakin dapat mencapai akreditasi yang lebih baik dan unggul. UKB terus berbenah dan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Peningkatan kualitas akademik harus menjadi perhatian seluruh perguruan tinggi. Akreditasi unggul bukan sekadar prestise, tetapi menjadi indikator kualitas layanan pendidikan, tata kelola institusi, serta kemampuan perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.

Win juga mengungkapkan kekagumannya terhadap lokasi kampus UKB yang dinilai sangat strategis. Keberadaan kampus yang berada tidak jauh dari ikon Kota Palembang, yakni Jembatan Ampera dan kawasan Pasar 16 Ilir sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, menjadi salah satu keunggulan tersendiri.

“Saya melihat UKB kalau dari luar biasa saja, namun begitu masuk ke dalam ternyata luar biasa. Makanya tidak salah jika berkuliah di UKB. Bagi yang telah lulus bisa melanjutkan kuliahnya di UKB. Bahkan banyak juga keluarga dari pegawai LLDikti Wilayah II yang berkuliah di UKB,” katanya yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin.

Pernyataan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi sivitas akademika UKB sekaligus menunjukkan bahwa kampus tersebut semakin dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkembang dan maju di Sumatera Selatan.
Kepada para lulusan, Win Honaini berpesan agar tidak berhenti belajar meskipun telah menyelesaikan pendidikan formal. Menurutnya, tantangan dunia kerja dan dinamika perkembangan zaman menuntut setiap lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan diri.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater UKB. Sebab, keberhasilan para alumni di tengah masyarakat akan turut mencerminkan kualitas institusi pendidikan
tempat mereka menimba ilmu.

“UKB telah memberikan yang terbaik kepada mahasiswa melalui proses pendidikan yang panjang dan penuh perjuangan. Karena itu, teruslah belajar dan jagalah nama baik almamater di mana pun berada,” pesannya.

Sementara itu, Rektor UKB Palembang, Dr dr Fika Minata Wathan, M.Kes, menyampaikan bahwa yudisium merupakan salah satu tonggak penting yang menandai keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan seluruh tahapan akademik. Namun demikian, kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di dunia nyata.

Fika menegaskan bahwa UKB terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan berbagai sarana dan prasarana kampus. Berbagai fasilitas pendukung pembelajaran telah disiapkan untuk menunjang proses akademik mahasiswa agar semakin berkualitas.

“Kami terus mengembangkan sarana dan prasarana yang memadai, mulai dari laboratorium praktikum, masjid, kantin, hingga berbagai fasilitas lainnya yang mendukung aktivitas perkuliahan mahasiswa,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai harus diimbangi dengan semangat belajar dan peningkatan kompetensi diri. Oleh sebab itu, para lulusan diminta untuk terus mengasah kemampuan baik dari sisi akademik maupun nonakademik.
“Kepada para lulusan saya berpesan agar terus belajar, asah terus keterampilan hard skill dan soft skill agar mampu terus bersaing,” katanya.

Rektor juga menyoroti pentingnya karakter dan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang ada, lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi pribadi yang bijaksana, adaptif, dan memiliki empati terhadap sesama.

“Dengan kondisi yang ada, meski tidak baik-baik saja, kita semua harus dapat bersikap bijak dan menjaga empati. Jadilah pribadi yang baik, berpikir baik, dan bertindak dengan baik. Mari jaga nama baik kampus UKB di tengah masyarakat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *