MONPERA.ID, Palembang – Pemerintah Kota Palembang akan menjadikan Jalan Kolonel Atmo sebagai kawasan pedestrian baru setiap malam Minggu guna menggantikan fungsi Jalan Jenderal Sudirman yang kini tidak lagi aktif.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menargetkan ruang publik yang lebih tertata bagi masyarakat dan pelaku UMKM ini mulai beroperasi pada pertengahan Januari 2026.
“Ini sebagai upaya kita menghidupkan kembali aktivitas masyarakat sekaligus menggairahkan ekonomi warga,” kata Dewa, Sabtu (3/1/2026).
“Nanti Jalan Kolonel Atmo jadi tempat rekreasi keluarga, serta ruang promosi bagi pelaku UMKM. Setiap malam Minggu, Jalan Kolonel Atmo akan kita jadikan kawasan pedestrian. Ini menjadi solusi agar masyarakat tetap memiliki ruang publik yang nyaman dan terkelola,” katanya.
Dewa menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Pasalnya, status Jalan Kolonel Atmo merupakan jalan milik provinsi, sehingga diperlukan izin resmi sebelum pelaksanaan pedestrian dimulai.
“Senin nanti, 5 Januari, tim akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Kita minta izin sekaligus menggelar rapat teknis. Targetnya, pertengahan Januari 2026 pedestrian Kolonel Atmo sudah bisa berjalan,” ungkapnya.
Dewa mengingatkan kepada OPD Pemkot Palembang pentingnya penataan yang matang. Ia tidak ingin kawasan pedestrian hanya menjadi tempat berkumpul tanpa pengelolaan yang jelas. Oleh karena itu, pembagian tanggung jawab harus ditentukan sejak awal, terutama terkait keberadaan pedagang kaki lima dan pelaku UMKM mikro.
“Harus jelas siapa yang mengelola PKL dan UMKM. Apakah nanti pedagang diberikan identitas seperti ID card, bagaimana pengaturan kebersihan dan sampahnya, hingga penataan parkir. Semua ini harus disiapkan dengan rapi,” pungkasnya.

