Pemprov Ajak Masyarakat Berperan Aktif Lestarikan Warisan Budaya

MONPERA.ID, Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, berkeinginan untuk mengajak masyarakat, agar aktif melestarikan warisan budaya, dengan tema” Peningkatan Peran serta Masyarakat Dalam Menyelematkan Naskah Kuno melalui Konservasi dan Ahli Media.” Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, saat sosialisasi Naskah Kuno yang berlangsung di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jum’at (29/8/2025).

Menurutnya, besarnya suatu bangsa tentunya bukan hanya diukur dari sisi kemajuan ekonomi dan teknologi. Tetapi, dari keberhasilan menjaga sejarah,budaya serta peradaban yang diwariskan para pendahulu. Karena, bangsa memiliki keragaman budaya aset yang tidak ternilai.

“Nah salah satunya naskah kuno ini, dan tugas kita adalah bagaimana melestarikannya supaya tidak punah,” tegasnya.

Karena, saat ini banyak naskah yang terancam hilang akibat rapuh dimakan usia. Mulai dari kondisi kertas sudah menguning, tinta memudar, karena minimnya perawatan dan ditambah lagi rendahnya kesadaran masyarakatnya. Tetapi, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kini sudah melakukan upaya pelestarian, yang sejalan dengan program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan ke 8.

Dimana, untuk mewujudkan Sumatera Selatan yang religius,toleran serta berbudaya dengan melalui pelestarian Aksara Ulu dan penguatan nilai kebangsaan serta kearifan lokal, bebernya.

Karena, sosialisasi tersebut bukan hanya sekedar agenda seremonial. Tetapi, bagian nyata dan ikhtiar dalam menjaga identitas budaya. Sehingga, dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat jati diri bangsa sekaligus menanamkan nilai luhur untuk generasi mendatang, harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, M. Zaki Aslam mengungkapkan, tema sosialisasi yang dipilih untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat. Karena,naskah kuno merupakan warisan yang sangat berharga, namun kondisinya semakin rentan, apabila tidak segera dilakukan konservasi dan alih media.

Karena, dengan konservasi dapat menjaga dan merawat, naskah kuno secara fisik dapat terus lestari, Sedangkan, ahli media, untuk memindahkan isi naskah ke bentuk digital agar lebih tetap tahan lama, ungkapnya.

Bahkan, dengan kegiatan tersebut pastinya dapat meningkatkan kesadaran dan juga pemahaman terhadap masyarakat. Bagaimana, teknis tentang konservasi serta mendorong alih media digital.

“Maka dari itu ada kegiatan ini bisa terbentuk jejaring kerjasama antara pemerintah,komunitas dan masyarakat yang terus melestarikan budaya berharga ini,” pungkasnya.