Seorang Ibu di Muba Protes Kondisi Jalan: Kami Pilih Bupati untuk Perbaiki Jalan!

MONPERA.ID, Muba – Jagat maya kembali dihebohkan oleh aksi protes keras warga terhadap buruknya infrastruktur di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Melalui unggahan akun Facebook “Aang Bae”, seorang ibu terekam meluapkan amarahnya saat melintasi jalan rusak parah pada malam hari.

Video berdurasi 70 detik tersebut memperlihatkan sang ibu secara emosional menagih janji politik Bupati Muba, H. M. Toha dengan menegaskan bahwa suara rakyat yang diberikan saat pemilihan adalah mandat nyata untuk perbaikan akses jalan, bukan sekadar janji manis.

Sambil menunjuk kondisi jalan yang hancur di belakangnya, ibu tersebut berteriak menanyakan komitmen bupati dalam memperbaiki akses jalan penghubung Desa Keramat Jaya dan Desa Karta Jaya, Kecamatan Sungai Keruh.

Kondisi jalan tersebut dikeluhkan warga karena sudah menyerupai kubangan kerbau yang penuh lumpur, sehingga sangat sulit dilalui kendaraan.

Menurutnya, perbaikan jalan jauh lebih mendesak bagi keberlangsungan hidup warga dibandingkan pemberian bantuan sosial lainnya yang selama ini disalurkan pemerintah.

“Payo pak Bupati beneri Jalan ini, kami pilih anda untuk perbaiki jalan bukan untuk yang lain,” kata ibu dalam video tersebut.

Penderitaan warga semakin bertambah karena selain infrastruktur jalan yang hancur, wilayah tersebut juga terisolasi dari sinyal telepon seluler. Kondisi “blank spot” ini dianggap memperparah ketertinggalan ekonomi dan mempersulit akses pendidikan bagi anak-anak di daerah tersebut.

Dalam rekaman yang kini banyak dibagikan ulang oleh netizen, sang ibu menegaskan bahwa masyarakat sudah tidak tahan lagi melihat anak-anak mereka harus berkubang lumpur setiap hari hanya untuk beraktivitas.

Masyarakat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Muba segera turun tangan langsung ke wilayah Keramat Jaya untuk melakukan perbaikan nyata.

Warga menuntut aksi konkret di lapangan, bukan sekadar tinjauan formalitas, agar urat nadi ekonomi dan akses pendidikan mereka dapat kembali normal.

Hingga saat ini, video protes tersebut terus menuai simpati dari para pengguna media sosial yang berharap aspirasi warga pinggiran Muba segera didengar oleh pihak berwenang.