MONPERA.ID, Palembang – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti area pemakaman keluarga almarhum Kms H Abdul Halim Ali (Haji Halim) di Jalan M Isa, Palembang, Jumat (13/2/2026).

Ketua DPR RI 2009-2014 yang juga Rektor Universitas Indonesia Global Mandiri, H Marzuki Alie, tampak tertunduk khusyuk di depan pusara almarhum, mengirimkan doa terbaik untuk sosok yang selama ini ia kenal sebagai ahli sedekah dan dermawan.
Kehadiran H Marzuki Alie bersama istrinya, Hj Asmawati, terasa begitu emosional. Pasalnya, saat sang tokoh asli Palembang itu mengembuskan napas terakhirnya saat Marzuki sedang berada jauh di Negeri China. Jarak ribuan kilometer sempat menghalanginya untuk memberikan penghormatan terakhir di hari pemakaman.
“Saya baru sempat berziarah langsung ke makam, karena baru tiba dari China,” ungkap Marzuki,
Kehadiran Marzuki dan istri disambut hangat oleh putra kandung Haji Halim, Kms H M Umar Halim, serta RHM Adi Rasyidi (Cek Adi).
Di depan pusara, Marzuki tampak tenggelam dalam doa. Persahabatan panjang yang telah terjalin bertahun-tahun seolah terlintas kembali dalam ingatan. Baginya, Haji Halim bukan sekadar tokoh masyarakat, melainkan sosok dermawan dan ahli sedekah yang dedikasinya tak lekang oleh waktu.
Putra almarhum, Kms H M Umar Halim, menyampaikan ucapan terima kasihnya atas ketulusan hati para sahabat ayahnya yang terus berdatangan.
“Semoga kebaikan dan doa-doa ini diganjar pahala berlipat oleh Allah SWT,” ucap Umar dengan tulus.
Sementara itu, Cek Adi, Ketua Graha Dakwah Al Halim sekaligus orang terdekat keluarga almarhum Haji Halim, menambahkan bahwa hubungan antara Marzuki Alie dan Haji Halim adalah ikatan batin yang kuat.
“Pak Marzuki sudah lama mengenal sosok almarhum. Begitu mendarat dari China, ia langsung menyempatkan ziarah. Ini adalah bukti nyata sebuah persahabatan sejati. Ziarah ini menjadi saksi bahwa meski raga telah tiada, doa dan penghormatan dari sahabat karib akan terus mengalir, melintasi batas negara dan waktu,” tutup Cek Adi.

