MONPERA.ID, Palembang – Universitas Kader Bangsa (UKB) mencatat sejarah baru dengan diresmikannya Masjid Dr Irzanita Al Mukarromah oleh Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nazaruddin Umar, MA.
Acara sakral ini berlangsung penuh khidmat di lingkungan kampus UKB, Rabu (13/5/2026), dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari pemerintah, dunia pendidikan, dan perbankan syariah.
Selain Menag RI, peresmian masjid ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Cik Ujang, Ketua Dewan Masjid Sumatera Selatan, Dr K.A. Buchori Abdullah, S.Hum, Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia (BSI), H Kemas Erwan Husainy, SE, MM dan tamu undangan lainnya.
Dari internal kampus UKB, hadir Ketua Yayasan Pendidikan dan Kesehatan Kader Bangsa, Dr Hj Irzanita, Rektor UKB, Dr dr Fika Minata Wathan, MKes, Direktur Pascasarjana UKB, Dr Muh Nasir, SH, MH, Wakil Rektor I, Ias Muhlisin, SH, MH, dan Wakil Rektor III, Dr Ilham Jaya, SH, MH.
Kehadiran para tokoh ini menegaskan bahwa peresmian masjid bukan hanya agenda internal kampus, melainkan momentum besar yang menyatukan pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Dr Hj Irzanita mengisahkan perjalanan panjang penuh pengorbanan hingga akhirnya masjid ini berdiri megah. Ia mengenang masa kecilnya dulu bagaimana dirinya menghadapi berbagai tantangan, bahkan cibiran dari sebagian orang.
“Di usia senja ini baru bisa membangun masjid. Karena bagi saya sebesar apa pun ilmu, tanpa iman dan takwa maka akan kehilangan arah. Kita ingin melahirkan generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga lembut hatinya dengan iman dan takwa,” ungkapnya penuh haru.
Beliau menekankan bahwa masjid ini adalah wujud nyata pertolongan Allah. Harapannya, masjid ini akan selalu ramai dengan sholat berjamaah, menjadi pusat keberkahan, dan amal jariyah sepanjang masa.
“Mari kita hidupkan masjid ini, jadikan pusat keberkahan. Mohon doa restu agar masjid ini diridhoi Allah,” tambahnya.
Wakil Gubernur Sumsel, H Cik Ujang yang hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat kepedulian umat. Ia berharap masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga wadah kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Masjid ini harus terus hidup dan makmur dengan ibadah serta kegiatan sosial. Menjadi amal jariyah yang tidak terputus. Kita ingin pembangunan tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga maju dalam iman dan taqwa. Semoga UKB semakin berkembang dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Pesan Menteri Agama RI
Dalam pidatonya, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH Nazaruddin Umar, MA, memberikan refleksi mendalam tentang makna masjid. Beliau menyebut membangun masjid berarti menanam bibit surga.
“Nama Irzanita adalah doa, yakni tempat yang menenangkan, hening, sekaligus produktif Masjid bukan sekadar tempat sujud, tetapi pusat pemberdayaan umat. Banyak masjid di zaman Rasulullah SAW berfungsi sebagai pusat peradaban,” jelasnya.
Beliau menekankan bahwa masjid yang ada di kampus harus menjadi pusat lahirnya generasi sarjana yang pintar sekaligus beriman dan bertaqwa. “Mari jadikan masjid sebagai rumah kita, tempat menjumpai umat, pusat keberkahan, dan pemberdayaan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Menteri Agama memberikan apresiasi khusus kepada Dr Hj Irzanita. “Selamat Ibu Irzanita, telah membangun istana surganya. Semoga masjid ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ucap beliau.
Peresmian masjid ini diharapkan menjadi awal dari gerakan besar menjadikan masjid sebagai pusat peradaban Islam modern. UKB berkomitmen untuk menghidupkan masjid dengan berbagai kegiatan, mulai dari kajian keilmuan, pembinaan rohani, hingga program pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi syariah.
Dengan dukungan pemerintah, Dewan Masjid, dan perbankan syariah, masjid ini diharapkan menjadi model integrasi antara pendidikan tinggi, spiritualitas, dan pemberdayaan umat.

