MONPERA.ID, Palembang – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang terus berkomitmen dan berupaya maksimal untuk memperluas capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi seluruh masyarakat Kota Palembang.
Kepala Disdukcapil Kota Palembang, Korlena, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang bagi Disdukcapil Palembang untuk memberikan pelayanan terbaik.
Meskipun tidak mengantongi alokasi anggaran khusus untuk kegiatan sosialisasi, Disdukcapil tetap konsisten menjalankan strategi jemput bola ke berbagai titik pelayanan masyarakat.
“Kami tetap bergerak melakukan jemput bola agar masyarakat Kota Palembang dapat melakukan aktivasi IKD secara mudah dan cepat, saat ini sudah terealisasi 18 persen dari target nasional 20 persen,” ujar Korlena, saat ditemui di kantor DPRD kota Palembang, Rabu (30/9/2026).
Mantan Kepala Bappeda Litbang yang saat berubah nama menjadi Bapperida Kota Palembang ini, menambahkan, untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, tim Disdukcapil diturunkan langsung ke berbagai lokasi strategis.
Sasaran pelayanan jemput bola ini meliputi fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan klinik, kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga pusat kegiatan masyarakat lainnya.
“Kami meminta agar OPD di lingkungan Pemerintah Kota Palembang untuk mendata dan melaporkan status aktivasi IKD dari setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansi masing-masing,” imbuhnya.
Hal ini dilakukan agar para ASN dapat menjadi contoh dan garda terdepan dalam mendukung digitalisasi dokumen kependudukan di Kota Palembang.
“Melalui inovasi IKD, masyarakat diharapkan dapat mengakses dokumen kependudukan secara praktis dan aman langsung dari genggaman ponsel pintar mereka,” pungkasnya.

