MONPERA.ID, Palembang – Duta Wijaya Sakti, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Palembang meminta Pemkot Palembang memperkuat verifikasi dan pemutakhiran data desil masyarakat.
“Langkah tersebut penting menyusul adanya perubahan posisi desil warga yang dapat berpengaruh terhadap akses terhadap sejumlah program bantuan sosial,” kata Duta anggota DPRD kota Palembang dua periode ini, Senin (28/9/2026).
Politikus PDIP ini menjelaskan, posisi desil masyarakat tidak bersifat tetap. Pengelompokan sosial ekonomi dapat mengalami perubahan seiring pembaruan data maupun perubahan kondisi keluarga, seperti pendapatan, pekerjaan, kepemilikan atau kondisi tempat tinggal, serta struktur rumah tangga.
Karena itu, perubahan posisi desil tidak serta-merta menunjukkan adanya kesalahan dalam pendataan. Namun, apabila posisi desil yang tercatat dinilai tidak sesuai dengan kondisi terkini, diperlukan verifikasi untuk memastikan penyebabnya.
“Kalau ada masyarakat yang merasa posisi desilnya tidak sesuai dengan kondisi sekarang, jangan langsung disimpulkan datanya salah. Tentu harus dilakukan verifikasi terlebih dahulu untuk melihat apakah terjadi perubahan kondisi ekonomi atau memang terdapat ketidaksesuaian data,” kata Duta.
Pria yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDIP kota Palembang ini mengaku, perubahan kondisi ekonomi keluarga dapat terjadi karena berbagai faktor, antara lain kehilangan pekerjaan, pemutusan hubungan kerja (PHK), perubahan pendapatan pencari nafkah utama, maupun perubahan struktur keluarga.
Di sisi lain, pemutakhiran data juga dapat menghasilkan perubahan posisi desil karena informasi sosial ekonomi yang digunakan dalam pendataan mengalami pembaruan.
“Pemkot Palembang harus memastikan proses verifikasi berjalan dengan jelas dan dapat diakses masyarakat. Warga yang merasa terdapat ketidaksesuaian perlu diberikan ruang untuk menyampaikan informasi mengenai kondisi sosial ekonomi terbaru,” pungkasnya.

