MONPERA.ID, Baturaja – Jajaran Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja ke Gedung Utama PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (10/6/2026).
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat koordinasi sekaligus menggali optimalisasi pengelolaan penyerapan pajak daerah dan kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumsel.
Dalam pertemuan tersebut, fokus pembahasan tertuju pada sejumlah instrumen fiskal daerah yang bersumber dari aktivitas industri semen tersebut.
Beberapa di antaranya meliputi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta kontribusi finansial lainnya yang berdampak langsung pada pembangunan daerah.
Rombongan legislator Komisi III DPRD Sumsel disambut langsung oleh Direktur Keuangan dan SDM PT Semen Baturaja Tbk Rahmat Hidayat, Direktur Operasi Taufiq, beserta jajaran manajemen perusahaan.
Direktur Keuangan dan SDM SMBR, Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan kerja ini.
Menurutnya, dialog langsung ini menjadi momentum krusial untuk mempererat sinergi antara badan usaha milik negara (BUMN) dengan lembaga legislatif demi mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang berkelanjutan.
“Langkah koordinasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta mempercepat pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan,” ujar Rahmat.
Ia menegaskan, Semen Baturaja berkomitmen penuh untuk menjaga kinerja perusahaan yang sehat dan akuntabel. Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis semata, melainkan juga dari konsistensi dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara transparan sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara dan masyarakat.
Sementara itu, Komisi III DPRD Sumsel memberikan perhatian khusus pada sektor Pajak Air Permukaan (PAP) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Dua sektor ini dinilai memiliki potensi besar dalam menopang pembiayaan pembangunan daerah jika dikelola dan dipetakan secara optimal.
Melalui komunikasi yang intensif ini, DPRD Sumsel berharap kepatuhan dan kontribusi dari sektor industri berskala besar seperti Semen Baturaja dapat terus ditingkatkan. Sinergi yang kuat ini diharapkan mampu mendongkrak penerimaan PAD Sumsel tanpa mengganggu iklim investasi dan operasional dunia usaha, sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.

