Menko Pangan Bareng Ratu Dewa Salurkan Bantuan Beras di Kertapati

MONPERA.ID, Palembang – Wali Kota Palembang Ratu Dewa mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyalurkan bantuan pangan periode Oktober–Desember 2026 kepada masyarakat di Kantor Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (4/11/2026).

Penyaluran bantuan tersebut bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Kegiatan ini disambut antusias masyarakat yang hadir untuk menerima bantuan pangan.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga ketersediaan beras dan meringankan beban masyarakat di tengah ancaman kemarau panjang yang berpotensi berdampak terhadap produksi beras nasional.

“Salah satu langkah yang disiapkan adalah menyediakan 1 juta ton beras subsidi dengan harga Rp12.500 per kilogram. Beras tersebut dapat diperoleh masyarakat melalui Bulog maupun pasar tradisional yang menjadi jalur pemasaran Bulog,” kata Zulhas.

Selain itu, pemerintah menyalurkan bantuan pangan gratis kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4. Program ini menyasar sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Bantuan tersebut dapat memberikan ketenangan bagi keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Bahkan, masyarakat yang benar-benar kehabisan beras di rumah dapat mendatangi Bulog,” ujarnya.

Zulhas juga menyebutkan beras subsidi disiapkan untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk para perajin kue yang membutuhkan bahan baku beras untuk menjalankan usahanya.

“Di sisi lain, pemerintah turut menyiapkan program penguatan ketahanan protein melalui pengembangan budidaya ikan di sejumlah desa dengan dukungan anggaran Rp1,5 miliar per lokasi, sesuai persyaratan yang ditetapkan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Menko Pangan atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang.

“Sumatera Selatan terus berupaya mempertahankan produktivitas sektor pangan karena ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan negara,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *