MONPERA.ID, Palembang – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Palembang untuk menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang modern, sehat, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang, pemerintah kota terus mendorong pengembangan koperasi melalui program pembinaan, pendampingan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta percepatan digitalisasi koperasi agar mampu menjawab tantangan ekonomi di era transformasi digital.
Komitmen tersebut disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palembang, Isnaini Madani, saat menghadiri peringatan Harkopnas ke-79 sekaligus penyerahan penghargaan kepada koperasi dengan predikat kesehatan terbaik Tahun Buku 2025, di Gedung Komperta, Plaju, Selasa (21/7/2026).
“Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 ini menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh insan koperasi yang telah bekerja keras membangun ekonomi kerakyatan dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Kota Palembang,” ujar Isnaini.
Isnaini menegaskan bahwa koperasi tidak lagi cukup hanya bertumpu pada pola usaha konvensional.
Menurutnya, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan permodalan, serta mengembangkan unit usaha yang memiliki daya saing tinggi.
“Koperasi harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan tata kelola, memperkuat permodalan, serta mengembangkan usaha yang berdaya saing agar tetap relevan dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya,” katanya.
Isnaini juga mengajak seluruh pengurus, pengawas, dan anggota koperasi untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai dasar koperasi seperti kebersamaan, gotong royong, kejujuran, dan akuntabilitas.
Menurutnya, tata kelola yang baik akan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
“Dengan tata kelola yang baik, koperasi akan semakin dipercaya masyarakat dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan, Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang telah melaksanakan Penilaian Kesehatan Koperasi Kota Palembang Tahun Buku 2025.
Penilaian ini dilakukan untuk mengukur kinerja koperasi secara menyeluruh, mulai dari aspek organisasi, manajemen, permodalan, likuiditas, efisiensi, hingga kepatuhan terhadap regulasi.
Dari hasil penilaian tersebut, ditetapkan tiga koperasi dengan predikat kesehatan terbaik di Kota Palembang:
Koperasi tersehat Kota Palembang 2025
Peringkat I
Koperasi Konsumen Karyawan Patra RU III
Nilai kesehatan tertinggi
Peringkat II
Koperasi Konsumen Maritim Wijaya Kusuma
Nilai kesehatan terbaik kedua
Peringkat III
Koperasi Konsumen Sekolah Islam Terpadu Al-Furqon
Nilai kesehatan terbaik ketiga
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan koperasi dalam menerapkan tata kelola yang sehat dan profesional, sekaligus menjadi contoh bagi koperasi lain di Palembang.
Pemerintah Kota Palembang menilai digitalisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi layanan koperasi, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing usaha anggota.
Melalui pendampingan yang dilakukan Dinas Koperasi dan UKM, koperasi didorong memanfaatkan teknologi digital, mulai dari pencatatan keuangan berbasis aplikasi, layanan simpan pinjam digital, hingga pemasaran produk anggota melalui platform daring.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang inklusif dan berbasis teknologi, sehingga koperasi tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga pusat pengembangan usaha produktif masyarakat.
Peringatan Harkopnas ke-79 di Kota Palembang tidak sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan anggota.
Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas SDM, serta transformasi digital, Pemerintah Kota Palembang optimistis koperasi akan semakin tangguh menghadapi tantangan ekonomi dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang modern, sehat, dan terpercaya.
“Kami berharap koperasi di Kota Palembang terus tumbuh, sehat, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat,” pungkas Isnaini.

