Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Muba Berhasil Serap 1.930 Naker Lokal

MONPERA.ID,Muba – Upaya untuk menekan angka pengangguran di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati H.M Toha dan Wakil Bupati Musi Banyuasin Rohman melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Musi Banyuasin. Kini, sukses menyerap sebanyak 1.930 tenaga kerja (Naker) lokal periode Juli 2026.

Keberhasilan tersebut atas kolaborasi strategis upaya pemanfaatan loker resmi dan keterbukaan informasi penyerapan tenaga kerja atas tindak lanjut Perda Nomor 2 Tahun 2020 dan Perpres Nomor 57 Tahun 2023.

Selain itu, melalui kemitraan bersama penyaluran tenaga kerja resmi BP3MI hingga Program Makan Bergizi Gratis pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi berdasarkan atas seluruh laporan data penyerapan resmi di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Musi Banyuasin.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga, AP mengatakan, keberhasilan penyerapan total 1.930 tenaga kerja lokal tersebut merupakan buah dari kerja sama berbagai pihak dalam menyiapkan lapangan pekerjaan bagi warga Musi Banyuasin.

Namun, turut juga menghimbau bagi seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah hukum Musi Banyuasin untuk meminimalisir terjadinya PHK.

Selain itu, perusahaan diminta untuk selalu melaporkan serta menjaga transparansi pembukaan lowongan kerja dengan memberikan prioritas utama kepada warga yang memiliki KTP Musi Banyuasin sebagai calon pekerja, katanya.

Bahkan, jauh dari itu perusahaan sebaiknya merekrut dan memfasilitasi program magang kerja bagi warga Musi Banyuasin yang telah mengikuti pendidikan serta pelatihan vokasi, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah maupun yang dilakukan secara mandiri oleh perusahaan, imbuhnya.

Adapun, imbauan tersebut diantaranya, kewajiban untuk memprioritaskan para alumnus PPSDM MIGAS CEPU untuk dapat dipekerjakan, khususnya pada perusahaan-perusahaan minyak dan gas yang beroperasi di wilayah Musi Banyuasin, urainya.

Sementara itu, secara teknis Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnakertrans Muba, Sukarni, didampingi Pejabat Fungsional Titin Maryati menambahkan. Menurutnya, rincian data penyerapan tenaga kerja dalam negeri tersebut melibatkan 9 perusahaan dengan total penyerapan sebanyak 181 orang, yang terdiri dari 158 laki-laki dan 23 perempuan, di mana sektor perkebunan menjadi penyerap utama dengan jumlah 166 orang.

Pada jalur penempatan tenaga kerja luar negeri, kolaborasi bersama 24 perusahaan penyalur resmi berhasil memberangkatkan sebanyak 34 orang tenaga kerja yang terdiri dari 4 laki-laki dan 30 perempuan. Para pekerja tersebut ditempatkan di beberapa negara tujuan, yaitu Taiwan sebanyak 11 orang, Malaysia sebanyak 10 orang, Singapura sebanyak 6 orang, Hongkong sebanyak 5 orang, dan Turki sebanyak 2 orang.

Selain itu, melalui penyerapan Program Makan Bergizi Gratis pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, terdapat 36 titik SPPG yang tersebar di berbagai wilayah Musi Banyuasin dengan total pekerja mencapai 1.715 orang, terdiri dari 595 laki-laki dan 1.120 perempuan, ungkapnya.

Bahkan, pihaknya dan jajaran fungsional secara teknis terus mengawal kesiapan dan kompetensi para pencari kerja lokal melalui penyelenggaraan program pelatihan berbasis kompetensi, fasilitasi sertifikasi, pembekalan bahasa dan keterampilan khusus untuk penempatan luar negeri, hingga penguatan kerja sama kemitraan dengan pusat-pusat pelatihan vokasi nasional agar tenaga kerja asal Musi Banyuasin siap diserap oleh pasar kerja industri maupun sektor formal lainnya, bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *