MONPERA.ID, Palembang – Jumlah titik panas (hotspot) di Sumatera Selatan kembali mengalami lonjakan setelah sempat menurun sebelumnya karena hujan.
Berdasarkan pantauan pada Kamis (6/11/2026), tercatat ada 75 titik panas di berbagai wilayah, dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebagai daerah dengan sebaran terbanyak.
“Kemarin titik panas di Sumsel naik lagi dari yang sebelumnya cuma 6 titik, kini naik menjadi 75 titik. Wilayah OKI kembali mendominasi jumlah terbanyak,” kata Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, Jumat (6/11/2026).
Ia menjelaskan, Kabupaten OKI mencatatkan 23 titik panas yang terdiri dari 3 titik di lahan gambut dan 20 titik di tanah mineral. Diikuti oleh OKU sebanyak 13 titik, Musi Banyuasin 9 titik, Muara Enim 7 titik, serta Lahat sebanyak 6 titik.
“Peningkatan ini disebabkan oleh curah hujan di Sumsel yang belum turun secara merata. Akibatnya, wilayah-wilayah yang sempat basah kini mulai kehilangan kelembapannya,” bebernya.
Ia mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat cuaca mulai mengering.
“Kami minta warga untuk tidak membakar lahan ketika membuka atau membersihkan kebun maupun lahan pertanian,” tutupnya.

