MONPERA.ID, Palembang – Momentum Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Griya Agung, Sabtu (25/4), menjadi ajang strategis mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas daerah demi percepatan pembangunan kawasan.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan dan kontribusi masyarakat perantau. Ia menegaskan, pemerintah daerah siap memfasilitasi berbagai kebutuhan perantau sebagai bagian dari upaya membangun sinergi untuk kemajuan daerah, khususnya Palembang.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir langkah konkret dan kolaboratif dalam mendorong kemajuan Sumbagsel, tanpa mengesampingkan kepentingan nasional,” ujar Ratu Dewa.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang mewakili lima gubernur di wilayah Sumbagsel, menekankan pentingnya kolaborasi putra daerah sebagai langkah strategis dalam mendorong pembangunan.
“Pertemuan ini bukan untuk menunjukkan siapa yang paling besar, tetapi untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan dalam memajukan daerah,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan menjadikan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah pertemuan perdana ini. Ke depan, Herman Deru berharap forum serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan guna memperkuat sinergi antarwilayah.
Menurutnya, kolaborasi yang dibangun tidak perlu muluk, melainkan fokus pada percepatan program prioritas yang telah ada. Beberapa di antaranya seperti pembangunan Pelabuhan Samudra Tanjung Carat, Tol Palembang–Jambi, serta Tol Palembang–Bengkulu.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyebut kegiatan ini merupakan inisiasi dari Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk menghimpun para pemangku kebijakan dalam satu forum strategis.
Menurut Tito, pertemuan ini menjadi langkah awal untuk merumuskan program prioritas Sumbagsel ke depan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk para menteri koordinator.
“Silaturahmi seperti ini sudah lama tidak terjadi. Kita ingin berbuat sesuatu untuk Sumbagsel. Ini hal yang wajar di negara besar, ketika putra daerah ingin memberikan solusi bagi wilayahnya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sejumlah proyek strategis, seperti pengembangan kawasan Tanjung Carat dan percepatan konektivitas Tol Trans Sumatera, yang dinilai masih perlu dioptimalkan untuk membuka akses ekonomi dan pariwisata antarwilayah.
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang mengikuti kegiatan secara virtual. Ia menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama lintas daerah di Sumbagsel.
“Kita ingin menyatukan kekuatan daerah dalam bidang ekonomi, sumber daya manusia, serta mendukung program pemerintah. Ini bukan soal kedaerahan sempit, melainkan membangun kekuatan bersama seperti masa kejayaan Sriwijaya,” ujarnya.
Senada, Zulkifli Hasan menilai potensi Sumbagsel sangat besar, baik dari sisi sumber daya manusia, budaya, maupun ekonomi. Namun, ia mengingatkan pentingnya sinergi dan pemetaan potensi agar kawasan ini mampu bersaing dengan wilayah lain di Indonesia.
“Silaturahmi ini harus menjadi kebutuhan bersama untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Kita ingin pemerataan pembangunan dan kemajuan di Sumbagsel,” katanya.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal Yandri Susanto, serta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari. Hadir pula tokoh nasional seperti Hatta Rajasa dan Aburizal Bakrie.
Selain itu, para gubernur se-Sumbagsel juga tampak hadir, di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Gubernur Jambi Al Haris, dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani.

