Menghirup Udara di Palembang Setara Merokok 10,8 Batang per Hari ?

MONPERA.ID, Palembang – Kualitas udara di sejumlah kota di Indonesia belakangan ini mengalami penurunan drastis hingga mencapai level yang sangat berbahaya. Kondisi ini dipicu oleh masifnya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membakar wilayah sekitarnya.

Berdasarkan data AQI.in per 22 Oktober 2026 yang dihimpun oleh GoodStats, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mencatatkan Indeks Kualitas Udara (AQI) rata-rata berada pada angka 1570 dengan status Berbahaya. Pada hari yang sama, angka pencemaran bahkan sempat melonjak tajam hingga menyentuh 1925, yang menempatkan Palembang di posisi pertama sebagai kota paling tercemar di dunia.

Tingkat polusi udara yang tergolong ekstrem ini memberikan dampak kesehatan yang amat memprihatinkan bagi warga.

Mengirup udara di Palembang saat ini diperkirakan sama dampaknya dengan merokok 10,8 batang rokok setiap harinya. Paparan udara beracun dalam jangka waktu lama berisiko tinggi memicu berbagai masalah kesehatan kronis hingga kerusakan organ.

Oleh karena itu, warga imbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan selalu menggunakan masker pelindung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *