Pemprov Dorong Optimalisasi Manfaat Energi Melalui PLTU Sumbagsel-1

MONPERA.ID, OKU – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumbagsel-1 berkapasitas 2×150 megawatt (MW) di Desa Keban Agung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (26/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Herman Deru menegaskan bahwa Sumsel memiliki potensi energi yang besar dan layak disebut sebagai lumbung energi nasional. Ia menyebutkan, ketersediaan energi di Sumsel saat ini bahkan dalam kondisi surplus.

Keberadaan PLTU Sumbagsel-1 diharapkan semakin memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Bagian Selatan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pasokan energi yang andal.

“Energi kita di Sumsel ini berlebih. Itulah sebabnya kita disebut sebagai lumbung energi. Potensi ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Herman Deru.

Pada kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan agar berjalan lebih terarah dan terpantau.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumsel telah memiliki lembaga yang dapat melakukan monitoring terhadap pelaksanaan CSR perusahaan sehingga manfaatnya dapat terukur dan tepat sasaran.

“Saya punya ide agar CSR itu harus termonitor. Kita di provinsi memiliki lembaga yang bisa memantau, sehingga kita dapat melihat progresnya dan distribusinya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Herman Deru juga menyampaikan rencana peresmian operasional PLTU Sumbagsel-1 akan dilakukan setelah Hari Raya Idul fitri tahun ini.

“Kita rencanakan peresmian setelah Idulfitri,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati OKU menjelaskan bahwa sistem transmisi listrik dari PLTU menuju gardu induk menjadi bagian penting dalam proses distribusi energi sebelum selanjutnya dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Jaringan transmisi tersebut akan memastikan listrik yang dihasilkan dapat tersalurkan secara optimal kepada masyarakat.

Komisaris Utama PT Sumbagsel energi Sakti Pewali, Dewi Kam, mengatakan PLTU Sumbagsel-1 (Baturaja) merupakan proyek pembangkit listrik mulut tambang berkapasitas 2×150 MW yang dikembangkan bersama PT Sumber energi Sakti Prima (SSP).

Ia menjelaskan, proyek tersebut dirancang untuk mendukung sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan dengan memanfaatkan sumber daya energi lokal. Saat ini, pembangunan berbagai fasilitas pendukung, termasuk Head Water Intake di Sungai Ogan, terus berjalan dengan target Commercial Operation Date (COD) pada 2026.

Selain memperkuat pasokan listrik regional, perusahaan juga menjalankan berbagai program TJSL di sekitar wilayah operasional, termasuk dukungan terhadap fasilitas masyarakat di Desa Keban Agung.

Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian Selatan sekaligus mempercepat penyelesaian proyek strategis ketenagalistrikan yang memberikan dampak ekonomi dan sosial positif bagi masyarakat sekitar.